Friday, March 2, 2018

Tingakatkan Kesadaran Taat Pajak, Samsat Gencar Bersosialisasi

Bintang Rinjani - Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB H. Iswandi mengeluhkan minimnya kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Dalam pembangunan di Provinsi NTB dari anggaran tahun 2017 dialokasikan sekitar Rp. 5.2 triliun, dimana Rp. 1.2 triliun bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tingakatkan Kesadaran Taat Pajak, Samsat Gencar Bersosialisasi
'' Dari Rp. 1.2 triliun itu didalamnya ada sekitar Rp. 700 miliyar dari PKB dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor),'' jelasnya.
Melihat pentingnya posisi pajak kendaraan bermotor terhadap pembangunan daerah, pihaknya terus melakukan berbagai cara agar tingkat kesadaran wajib pajak meningkat. Sejak Januari lalu, Bapenda NTB bersama pemerintah kabupaten/kota, pihak kepolisian dan instansi terkait gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, pondok pesantren hingga ke desa-desa.
'' Belakangan ini banyak operasi gabungan. Itu juga sebagai bentuk kerjasama kami dengan kepolisian menindak wajib pajak, '' ungkapnya.
 Kabupaten Lombok Barat sendiri merupakan kabupaten/kota tertinggi setelah Mataram dan Lombok Timur atas kepemilikan kendaraan bermotor. Dari data yang ada, capaian PAD dari pajak kendaraan bermotor di Lombok Barat hingga 24 September lalu baru mencapai 70%.
'' Masih tersisa tiga bulan lagi, pekerjaan berat akan saya backup penuh, utamanya pajak kendaraan dari PNS yang menunggak,'' tegas Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid.
Dari data Unit Pelaksanaa Teknis Badan Unit Pelaksanaan Pajak Daerah (UPTB-UPPD) Gerung diketahui ada 210 ribu kendaraan bermotor di Lombok Barat, sekitar 50 % belum bayar pajak.
'' Saya terkejut dengan data itu. Ada lagi tambahan data, sekitar 2.500 lebih kendaraan dinas yang belum bayar pajak. Tapi dari keterangan pak kepala, itu data lama. Kemungkinan kendaraan yang ada di KLU masih tercatat, '' ungkap Bupati.
 Untuk itu Bupati memerintahkan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah melakukan koordinasi dengan UPTB-UPPD Gerung untuk merekonsiliasi aset-aset yang ada.
'' Kalu sudah jelas langsung dilunasi. Segera persoalan ini dijadikan sebagai atensi, '' perintahnya.
Sementara Kepala Samsat Lombok Barat H. Junaidi yang dikonfirmasi usai acara tersebut mengatakan, untuk lebih meningkatkan progres capaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pihaknya akan lebih intens melakukan himbauan sosialisai disegala lini. Langkah tersebut diklaim sangat jitu dan ampuh dalam menggenjot motifasi masyarakat taat pajak.

Selain itu, pihaknya akan bersinerji dengan kerja sama antara tingkat Dusun dan Desa serta tingkat kecamatan yang ada di seluruh wilayah kabupaten Lombok Barat. Dia meyakini, sisa capaian yang tinggal 30 persen, akan mampu dituntaskan hingga mencapai 100 persen sampai akhir tahun 2017 nanti, sehingga totalitas pajak dari kendaraan itu, dapat membantu meningkatkan pembangunan yang ada di kabupaten Lombok Barat.
'' Kami punya mobilitas keliling untuk memberikan himbauan dan sosialisasi secara intens, kemudian kerjasama juga dengan seluruh desa dan kecamatan, agar masyarakat bisa sadar dan mematuhi taat pajak untuk pembangunan daerah Lombok Barat,'' ungkapnya.
Dalam Panutan Pajak yang digelar di halaman Kantor Samsat Lombok Barat itu juga diselingi dengan pemberian penghargaan dan hadiah kepada wajib pajak dan para tokoh dalam rangka kerjasama sosialisasi panutan pajak.

Turut hadir dalam acara itu, Dirlantas Polda NTB, Kepala Jasa Raharja NTB, Kepala SKPD Lombok Barat, Babinkamtibmas se-Lombok Barat, Kepala Desa dan masyarakat.

Sumber: Redaksi Suara Rinjani. 
Latest
Next Post

post written by:

Sarjana Pengangguran-adalah Kami yang senang menulis sebuah opini dunia,
berita dunia yang mungkin dapat memberikan informasi yang akurat bagi para pembaca.
Dan pada blog bintangrinjani.zone.id/ ini tempat Kami saling bertukar fikiran dengan para Sarjana yang mungkin saat ini masih senang menganggur.
Dan Kami adalah segumpalan semangat bagi para Pemuda yang mungkin saat ini sedang dalam Keterpurukan.
"Mari Bangkit Bersama" dan "Semua Akan Indah Pada Waktunya"

Comments
0 Comments

0 comments: